<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>dinkes pandeglang Archives - Endemik</title>
	<atom:link href="https://endemik.id/tag/dinkes-pandeglang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endemik.id/tag/dinkes-pandeglang/</link>
	<description>Endemik adalah platform media berita kolaboratif, terkini yang menyajikan informasi politik, olahraga, ekonomi, bisnis, lingkungan dan budaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 09:09:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-mini-logo-60x60.png</url>
	<title>dinkes pandeglang Archives - Endemik</title>
	<link>https://endemik.id/tag/dinkes-pandeglang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinkes Pandeglang Anggarkan Rp7,8 Miliar Untuk Pembangunan Puskesmas Kaduhejo</title>
		<link>https://endemik.id/dinkes-pandeglang-anggarkan-rp78-miliar-untuk-pembangunan-puskesmas-kaduhejo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 09:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[pkm kaduhejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=6910</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang saat ini tengah melaksanakan proyek Pembangunan Puskesmas Kaduhejo dengan nilai pagu <a class="read-more" href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-anggarkan-rp78-miliar-untuk-pembangunan-puskesmas-kaduhejo/" title="Dinkes Pandeglang Anggarkan Rp7,8 Miliar Untuk Pembangunan Puskesmas Kaduhejo" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-anggarkan-rp78-miliar-untuk-pembangunan-puskesmas-kaduhejo/">Dinkes Pandeglang Anggarkan Rp7,8 Miliar Untuk Pembangunan Puskesmas Kaduhejo</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang saat ini tengah melaksanakan proyek Pembangunan Puskesmas Kaduhejo dengan nilai pagu paket sebesar Rp 7,799,056,400,00. Tender untuk proyek konstruksi fasilitas kesehatan ini berlokasi di wilayah Kabupaten Pandeglang dan sudah berstatus tender selesai melalui LPSE setempat.</p>
<p>Berdasarkan data LPSE yang tercantum dalam website INAPROC, tercatat dengan Nama paket pekerjaan pembangunan Puskesmas Kaduhejo dengan kode RUP 64452263. Sementara nilai total HPS nya sebesar Rp. 7.799.056.400,- (Tujuh Milyar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Lima Puluh Enam Ribu Empat Ratus Rupiah), yang bersumber dari DIPA SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Sumber Dana Alokasi Khusu (DAK) Fisik Tahun 2026.</p>
<p>Jumlah tersebut mencakup Pekerjaan , Pekerjaan Persiapan,Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Galian &amp; Urugan Tanah, Pekerjaan Struktur Bawah, Pekerjaan Struktur Atas, Pekerjaan Penutup Atap, Pekerjaan Arsitektural, Pekerjaan Dinding, Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela, Pekerjaan Plafond, Pekerjaan Lantai, Pekerjaan Pengecatan, Pekerjaan Arsitektural Lainnya , Pekerjaan MEP, Pekerjaan Lansekap,</p>
<p>Sementara untuk Lokasi Pekerjaan yang tertera berada di Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang dengan Jangka Waktu Pelaksanaan 150 (Seratus LimaPuluh) hari kalender terhitung sejak tanggal SPMK.</p>
<p>Team endemik.id telah mencoba mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati melalui Sambungan Telpon. Namun Hingga berita ini di terbitkan kadinkes belum memberikan respon.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-anggarkan-rp78-miliar-untuk-pembangunan-puskesmas-kaduhejo/">Dinkes Pandeglang Anggarkan Rp7,8 Miliar Untuk Pembangunan Puskesmas Kaduhejo</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260723-WA0031.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="960">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[IMG-20260723-WA0031]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260723-WA0031-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Pandeglang di Klaim Menurun</title>
		<link>https://endemik.id/angka-kematian-ibu-dan-bayi-di-kabupaten-pandeglang-di-klaim-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 04:14:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[AKI AKB]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Pandeglang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=6164</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengklaim tren penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian <a class="read-more" href="https://endemik.id/angka-kematian-ibu-dan-bayi-di-kabupaten-pandeglang-di-klaim-menurun/" title="Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Pandeglang di Klaim Menurun" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/angka-kematian-ibu-dan-bayi-di-kabupaten-pandeglang-di-klaim-menurun/">Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Pandeglang di Klaim Menurun</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengklaim tren penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) selama tiga tahun terakhir, sebagai salah satu capaian penting dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eni Yati dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FTKP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTRL) dalam pelayanan kesehatan bagi Ibu hamil dan Ibu bersalin,di salah satu Hotel di Kabupaten Pandeglang, Senin (22/12/2025), yang di hadiri ratusan  tenaga kesehatan dari berbagai Fasilitas kesehatan di daerah tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Jumlah kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang dalam kurun waktu 3 tahun terakhir mengalami penurunan yang cukup luar biasa, walaupun penurunannya sedikit tidak signifikan tapi ini merupakan kinerja yang luar biasa, &#8221; kata Eni Yati alam Sambutannya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan Eni Yati, periode Januari–Desember 2025, data internal Dinkes mencatat angka kematian ibu sebanyak 24 Kasus. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 sebanyak 28 kasus dan ditahun 2023 sebanyak 30 kasus.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Tren serupa juga terlihat pada angka kematian bayi, yang menunjukkan penurunan signifikan sejak 2023. Dimana ntuk angka kematian bayi di tahun 2025 ini sebanyak 138 kasus, menurun jika dibanding tahun 2024 sebanyak 195 kasus dan tahun 2023 sebanyak 144 kasus, &#8221; ujar Eni Yati.</p>
<p dir="ltr">Menurut Eni Yati, penurunan angka kematian ini merupakan hasil dari berbagai upaya strategis, antara lain peningkatan mutu Bidan, penanganan kedaruratan, penguatan sistem rujukanyang efektif, dan pemberian asupan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan hingga masa nipas, serta bayi baru lahir.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Selain itu juga mencakup pelatihan dan optimalisasi sarana, juga upaya edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. semuanya bertujuan untuk menekan AKI dan AKB di Kabupaten Pandeglang, &#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Kendati demikian, Dinas Kesehatan juga mengakui bahwa masih terdapat beberapa tantangan dalam penanganan kasus kematian ibu dan bayi, seperti keterbatasan fasilitas tertentu serta kebutuhan peningkatan akses layanan kesehatan di daerah terpencil.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Melalui kegiatan peningkatan kapasitas petugas ini, AKI dan AKB dan Kerja sama lintas sektor, dukungan masyarakat, serta peningkatan kualitas dan kesetaraan pelayanan kesehatan bagi seluruh ibu dan bayi, AKI dan AKB dapat ditekan hingga 0 kasus, &#8221; harapnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani mengapresiasi capaian penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pandeglang dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kasus Kematian Ibu dan Bayi merupakan tanggung Jawab bersama.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Ini bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinkes saja, tapi seluruh elemen masyarakat. Karena berbagai penyebab kematian itu bukan hanya dilintas bidang kesehatan saja, tetapi dibudaya, di kehidupan ,prilaku masyarakat, juga menjadi pencetus dari kematian ibu dan bayi, &#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, lanjut Bupati, pemerintah daerah telah berupaya memberikan dukungan berupa anggaran maupun sarana prasarana, obat, dan tenaga kesehatan yang maksimal.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semoga kedepan, Kabupaten Pandeglang bisa menurunkan sampai ke Nol untuk kematian ibu dan bayi ini, &#8221; tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/angka-kematian-ibu-dan-bayi-di-kabupaten-pandeglang-di-klaim-menurun/">Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Pandeglang di Klaim Menurun</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251222_102340-scaled.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="2560"
				height="1444">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[IMG_20251222_102340]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251222_102340-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Capaian Program CKG Masih Jauh Dari Target, Dinkes Pandeglang Sebut Kesadaran Masyarakat Masih Rendah</title>
		<link>https://endemik.id/capaian-program-ckg-masih-jauh-dari-target-dinkes-pandeglang-sebut-kesadaran-masyarakat-masih-rendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 06:14:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[CKG]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Pandeglang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=5674</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program cek kesehatan gratis yang digagas oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandegalng sejak Agustus tahun <a class="read-more" href="https://endemik.id/capaian-program-ckg-masih-jauh-dari-target-dinkes-pandeglang-sebut-kesadaran-masyarakat-masih-rendah/" title="Capaian Program CKG Masih Jauh Dari Target, Dinkes Pandeglang Sebut Kesadaran Masyarakat Masih Rendah" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/capaian-program-ckg-masih-jauh-dari-target-dinkes-pandeglang-sebut-kesadaran-masyarakat-masih-rendah/">Capaian Program CKG Masih Jauh Dari Target, Dinkes Pandeglang Sebut Kesadaran Masyarakat Masih Rendah</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Program cek kesehatan gratis yang digagas oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten <u>Pandegalng</u> sejak Agustus tahun 2025 belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Berdasarkan data terbaru hingga akhir September, hanya sekitar 0,71 % dari target 1,4 Juta sasaran atau sekitar <a href="tel:10000">10.000</a> warga yang telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang tersedia di Puskesmas dan pos layanan terpadu (posyandu).</p>
<p dir="ltr">Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Samsudin, mengungkapkan program CKG mulai dilaksanakan secara serentak pada 1 Agustus 2025 di seluruh puskesmas di Pandeglang. Program tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dari jenjang TK hingga SMA.</p>
<p dir="ltr">“Sejak launching di awal Agustus, kegiatan CKG sudah berjalan di seluruh puskesmas. Untuk anak sekolah, pelaksanaan dilakukan bertahap karena jumlah sekolah di Pandeglang mencapai sekitar 1.600 sekolah, mulai dari TK sampai SMA,” ungkap Samsudin, Senin (13/10/2025).</p>
<p dir="ltr">Menurut Samsudin, pelaksanaan secara bertahap dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan bahan habis pakai (BNHP) yang tersedia di lapangan.</p>
<p dir="ltr">“Kita tidak bisa melaksanakan serentak di semua sekolah karena keterbatasan tenaga dan peralatan. Maka, pelaksanaannya dilakukan bergantian, misalnya bulan ini untuk SMA, bulan depan SMP, dan seterusnya,” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan , hingga minggu pertama Oktober, pelaksanaan CKG di kalangan pelajar telah menjaring 10 ribu anak sekolah. Namun angka tersebut baru sebagian kecil dari target keseluruhan.</p>
<p dir="ltr">“Capaian kita baru di angka 10 ribuan anak sekolah. Untuk masyarakat umum, jumlahnya masih sangat kecil karena kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan masih rendah,” pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut samsudin menjelaskan, sebagian masyarakat masih ragu untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis karena takut jika diketahui memiliki penyakit tertentu.</p>
<p dir="ltr">“Banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri karena khawatir ditemukan penyakit. Padahal, tujuan program ini adalah untuk deteksi dini agar bisa segera ditangani,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelajar, Dinkes Pandeglang menemukan adanya penyakit tidak menular yang mulai menyerang anak-anak, seperti diabetes melitus (DM) tipe 2 dan hipertensi.</p>
<p dir="ltr">“Sekarang penyakit seperti DM dan hipertensi tidak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak pun mulai terdeteksi mengalami penyakit tersebut akibat pola makan yang tidak sehat dan konsumsi jajanan tinggi gula,” imbuhnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, pelaksanaan CKG juga difokuskan pada penjaringan penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC). Namun, hingga saat ini kasus TBC pada anak sekolah masih jarang ditemukan.</p>
<p dir="ltr">“Untuk penyakit menular, kita baru melakukan screening TBC. Hasilnya masih relatif rendah karena daya tahan tubuh anak-anak masih cukup baik,” tuturnya.</p>
<p dir="ltr">Sebagai langkah antisipasi dan tindak lanjut, Dinkes terus mendorong masyarakat, terutama pelajar, untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis yang telah disediakan pemerintah daerah.</p>
<p dir="ltr">“Kami terus memberikan edukasi di puskesmas agar masyarakat memanfaatkan layanan ini. Anak-anak sekolah juga diimbau menyampaikan informasi kepada orang tuanya supaya ikut cek kesehatan gratis. Karena sekarang, setiap warga berhak mendapat pemeriksaan kesehatan minimal satu kali dalam setahun,” terangnya.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/capaian-program-ckg-masih-jauh-dari-target-dinkes-pandeglang-sebut-kesadaran-masyarakat-masih-rendah/">Capaian Program CKG Masih Jauh Dari Target, Dinkes Pandeglang Sebut Kesadaran Masyarakat Masih Rendah</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/10/images-4-1.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="576"
				height="258">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[images (4)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/10/images-4-1-60x60.jpeg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kasus TBC di Pandeglang Capai 3.180, 96 Persen Pasien Berhasil Diobati</title>
		<link>https://endemik.id/kasus-tbc-di-pandeglang-capai-3-180-96-persen-pasien-berhasil-diobati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 07:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Pandeglang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=5446</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat jumlah kasus Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut mencapai 3.180 <a class="read-more" href="https://endemik.id/kasus-tbc-di-pandeglang-capai-3-180-96-persen-pasien-berhasil-diobati/" title="Kasus TBC di Pandeglang Capai 3.180, 96 Persen Pasien Berhasil Diobati" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/kasus-tbc-di-pandeglang-capai-3-180-96-persen-pasien-berhasil-diobati/">Kasus TBC di Pandeglang Capai 3.180, 96 Persen Pasien Berhasil Diobati</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat jumlah kasus Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut mencapai 3.180 pada Periode Januari hingga awal September 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 96 persen atau sebanyak 3.052 pasien dilaporkan berhasil menjalani pengobatan dengan baik.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Pandeglang, Dian Handayani, mengatakan capaian ini merupakan hasil dari program penemuan kasus aktif (active case finding) serta penguatan layanan kesehatan di tingkat puskesmas.</p>
<p>“Kami terus berupaya melakukan deteksi dini, termasuk skrining di masyarakat, agar pasien segera mendapatkan pengobatan,” katanya kepada wartawan, Kamis (04/09/2025).</p>
<p>Meski angka keberhasilan pengobatan cukup tinggi, Dinkes tetap mengingatkan bahwa TBC masih menjadi ancaman kesehatan serius. Sebagian kasus yang belum tuntas pengobatannya berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang lain.</p>
<p>&#8221; Untuk temuan terduga TBC di kabupaten Pandeglang mencapai 78 persen atau sebanyak 22.620 kasus dari target sebanyak 29 ribu. Sementara untuk kasus TBC sensitif obat sebanyak 53 persen atau sekitar 3.180 kasus dari target sebanyak 6000 kasus selama 2025,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker saat batuk, serta mendukung pasien agar konsisten minum obat hingga tuntas.</p>
<p>&#8221; Salah faktor penyebab TBC adalah masuknya bakteri kedalam tubuh melalui percikan ludah dari orang pengidap TBC kepada orang yang memiliki imun tubuh yang lemah, &#8221; pungkasnya.</p>
<p>Kendati demikian, menurutnya semakin banyak menemukan dan mengobati kasus TBC, maka upaya pemutusan penularan akan lebih cepat, sehingga kejadian TBC di suatu wilayah diharapkan akan menurun.</p>
<p>&#8221; Kami terus melatih tenaga kesehatan agar mereka siap ketika harus menjaring kasus TBC, kemudian kita mengadakan refresing kader. Minimal satu desa itu satu kader. Lalu ada sosialisasi kepada masyarakat terkait bahayanya Terapi Pencegahan TBC (TPT),serta menyediakan logistik baik itu alat dan bahan untuk memfasilitasi masyarakat, &#8221; tandasnya.</p>
<p>Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan drastis, dan keringat malam tanpa sebab yang jelas.</p>
<p>&#8221; Untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang jika menemukan atau merasakan gejala TBC, segera hubungi tenaga kesehatan untuk memeriksakan diri. Dan ketika masyarakat di diagnosa oleh dokter terkait TBC, tolong segera lakukan pemeriksaan dahaknya. Karena itu semua kalau pemeriksaan nya di fasilitas pemerintahan itu gratis, &#8221; harapnya.</p>
<p>Pandeglang menargetkan eliminasi TBC pada tahun 2030 sesuai komitmen nasional. Namun dengan tren saat ini, upaya tersebut membutuhkan kerja keras dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/kasus-tbc-di-pandeglang-capai-3-180-96-persen-pasien-berhasil-diobati/">Kasus TBC di Pandeglang Capai 3.180, 96 Persen Pasien Berhasil Diobati</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250904_101305-scaled.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="2560"
				height="1444">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[IMG_20250904_101305]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250904_101305-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>AKI dan AKB Selama 2025 di Pandegalng Cenderung Menurun.</title>
		<link>https://endemik.id/aki-dan-akb-selama-2025-di-pandegalng-cenderung-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 07:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[akb tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[aki]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=5396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang,Banten, melaporkan bahwa angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) <a class="read-more" href="https://endemik.id/aki-dan-akb-selama-2025-di-pandegalng-cenderung-menurun/" title="AKI dan AKB Selama 2025 di Pandegalng Cenderung Menurun." itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/aki-dan-akb-selama-2025-di-pandegalng-cenderung-menurun/">AKI dan AKB Selama 2025 di Pandegalng Cenderung Menurun.</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang,Banten, melaporkan bahwa angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayahnya tren positif sepanjang tahun 2025.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus kematian ibu cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika selama periode tahun 2024 tercatat ada 29 kasus, maka Januari hingga Juli 2025 tercatat hanya 9 kasus. Sementara itu, angka kematian bayi juga mengalami tren positif dari 176 kasus di tahun 2024, namun di tahun 2025 periode Januari hingga Juli, hanya 76 kasus.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Mudah-mudahan hingga akhir tahun 2025 mendatang, tidak ada peningkatan lagi untuk AKI dan AKB, &#8221; kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Encep Hermawan,saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/08/2025).</p>
<p dir="ltr">Menurut Encep, bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kematian ibu dan bayi, diantaranya adalah faktor infeksi dan pendarahan untuk AKI.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Sementara untuk faktor kematian bayi adalah Aspiksi, Aspiksia, dan BMT atau bayi meninggal didalam kandungan. Namun paling banyak adalah faktor aspiksia atau kekurangan oksigen saat bayi lahir, &#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Disamping itu, ketidaktersediaan alat NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) menjadi salah satu faktor AKI dan AKB masih terjadi di Kabupaten Pandeglang.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Dirumah sakit juga harus ada alat NICU dan  PICU untuk menangani bayi-bayi yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus, sedangkan di kita belum tersedia. Ada ruangannya, tapi alatnya belum ada, harapannya nanti pemerintah daerah bisa menyediakan alat ini, &#8221; tuturnya.</p>
<p dir="ltr">Untuk menekan AKI dan AKB tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah melakukan audit setiap kali ditemukan kematian bayi ataupun Ibu.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab kematian bayi dan ibu tersebut, yang kemudian kita laporkan ke pihak-pihak terkait untun diselesaikan secara bersama, &#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, lanjut Encep, pihaknya juga menyiapkan tim kordinator AKI dan AKB yang berpusat di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) .</p>
<p dir="ltr">&#8221; Nantinya, Bappeda yang akan menginput semua kegiatan sama-sama menurunkan AKI/AKB sesuai dengan tupoksi masing-masing, &#8221; imbuhnya.</p>
<p dir="ltr">Meski demikian, Dinkes tetap menargetkan penurunan lebih lanjut pada tahun-tahun mendatang dengan memperluas cakupan layanan kesehatan serta mengurangi hambatan akses di daerah terpencil.</p>
<p dir="ltr">“Harapan kami, tidak ada lagi ibu atau bayi yang meninggal karena masalah yang sebenarnya dapat <a href="http://dicegah.misal">dicegah.misal</a>, selama mengandung ibu nya harus sehat, makan makanan yang bergizi. Jadi saat bayi lahir itu akan sehat, &#8221; harapnya.</p>
<p dir="ltr">Dengan tren positif ini, Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat mendukung pencapaian target nasional penurunan AKI dan AKB sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/aki-dan-akb-selama-2025-di-pandegalng-cenderung-menurun/">AKI dan AKB Selama 2025 di Pandegalng Cenderung Menurun.</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/08/images.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="600"
				height="338">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[images]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/08/images-60x60.jpeg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinkes Pandeglang Klaim 10 Ribu Warga Telah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis.</title>
		<link>https://endemik.id/dinkes-pandeglang-klaim-10-ribu-warga-telah-manfaatkan-program-cek-kesehatan-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 09:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[CKG]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pandeglang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=4801</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengklaim bahwa 10 ribu warga telah memanfaatkan program Cek Kesehatan <a class="read-more" href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-klaim-10-ribu-warga-telah-manfaatkan-program-cek-kesehatan-gratis/" title="Dinkes Pandeglang Klaim 10 Ribu Warga Telah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis." itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-klaim-10-ribu-warga-telah-manfaatkan-program-cek-kesehatan-gratis/">Dinkes Pandeglang Klaim 10 Ribu Warga Telah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis.</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengklaim bahwa 10 ribu warga telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diluncurkan pada 10 Februari 2025 lalu. Program ini merupakan inisiatif nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hadiah ulang tahun bagi masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinkes Pandeglang, Eni Yati, menjelaskan bahwa program CKG bertujuan untuk mendorong masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatannya, minimal sekali dalam setahun, terutama pada hari ulang tahun mereka.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Alhamdulillah warga Pandeglang antusias sekali untuk ikut program CKG ini,  dan harus terus kita upagakan. Agar masyarakat di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Pandeglang, setiap satu tahun sekali harus melakukan cek kesehatan, &#8221; Kata eni yati saat dikonfirmasi, Jumat (16/05/2025).</p>
<p dir="ltr">&#8221; Sampai pertengahan bulan Mei ini ada sekitar 9 sampai 10 ribu warga yang sudah ikut program CKG ini, &#8221; Sambung nya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, jumlah tersebut merupakan tertinggi se provinsi <a href="http://banten.Meski">banten.Meski</a> begitu, tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya masih kurang.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Karena kan cek itu bukan berobat tapi pemeriksaan, artinya kalau orang yang tidak paham akan mengabaikan itu, apalagi jumlah penduduk Kabupaten Pandeglang kan banyak sekali, jadi 10 ribu itu baru berapa persennya, &#8221; Jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Layanan ini tersedia di 36 Puskesmas dan RSUD Berkah Pandeglang. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat atau secara langsung di Puskesmas terdekat.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Program CKG ini terus berjalan, tetapi sudah ada perubahan konsepnya. Dimana nanti program CKG ini bukan hanya dihari ulang tahun, tapi bisa di luar ulang tahun, &#8221; Pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Dinkes Pandeglang terus melakukan sosialisasi agar lebih banyak warga mengetahui dan memanfaatkan program ini.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Harapannya, dengan deteksi dini, masyarakat dapat menjaga kesehatannya lebih baik dan mengurangi risiko penyakit serius di masa depan, &#8221; Tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/dinkes-pandeglang-klaim-10-ribu-warga-telah-manfaatkan-program-cek-kesehatan-gratis/">Dinkes Pandeglang Klaim 10 Ribu Warga Telah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis.</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/05/Kepala-Dinkes-Eni-Yati-1-scaled.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="2560"
				height="1440">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kepala Dinkes Eni Yati 1]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/05/Kepala-Dinkes-Eni-Yati-1-60x60.jpeg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Warga Terkena DBD, Dinkes Pandeglang Lakukan Fogging di Lingkungan Permukiman</title>
		<link>https://endemik.id/warga-terkena-tbc-dinkes-pandeglang-lakukan-fogging-di-lingkungan-permukiman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 07:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[fooging]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit dbd]]></category>
		<category><![CDATA[permukiman warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=4764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dua orang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, dikonfirmasi positif Demam Berdarah Dengue <a class="read-more" href="https://endemik.id/warga-terkena-tbc-dinkes-pandeglang-lakukan-fogging-di-lingkungan-permukiman/" title="Warga Terkena DBD, Dinkes Pandeglang Lakukan Fogging di Lingkungan Permukiman" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/warga-terkena-tbc-dinkes-pandeglang-lakukan-fogging-di-lingkungan-permukiman/">Warga Terkena DBD, Dinkes Pandeglang Lakukan Fogging di Lingkungan Permukiman</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Dua orang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, dikonfirmasi positif Demam Berdarah Dengue (DBD). Menyusul laporan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang segera turun tangan untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.</p>
<p dir="ltr">Sebagai langkah awal, Dinkes Melalui UPT Puskesmas Cikupa melakukan penyemprotan (fogging) di sekitar lingkungan tempat tinggal pasien. Meski fogging umumnya dilakukan untuk memberantas nyamuk penyebab demam berdarah, Dinkes menjelaskan bahwa penyemprotan ini bertujuan membersihkan udara dan lingkungan sekitar dari potensi infeksi sekunder.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami juga melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada pasien untuk memastikan penyakit DBD atau bukan, setelah dipastikan benar kami juga memeriksa kontak erat dan memberikan edukasi kepada warga terkait gejala dan pencegahan DBD,&#8221; ujar Pejabat Program DBD pada UPT Puskesmas Cikupa, Santy Pusvitasari kepada Wartawan, Senin (12/05/2025).</p>
<p dir="ltr">Menurut Santy, ada beberapa faktor yang menyebabkan manusia terpapar penyakit DBD. Salah satunya adalah Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Penyebab utamanya memang nyamuk Aedes aegypti itu sendiri ya, biasanya gejala awal pasien akan merasakan demam diikuti ada bintik Merah dan mengeluarkan darah di bagian hidung, &#8221; Tuturnya.</p>
<p dir="ltr">DBD adalah <b>penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk bernama Aedes aegypty. </b>asyarakat diminta untuk tetap waspada, dan menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;segera memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami gejala demam berkepanjangan, &#8221; Tandasnya.</p>
<p dir="ltr">Salah seorang warga Kelurahan Pandeglang, Dadang Suryadi menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pemkab Pandeglang yang merespon secara cepat setiap ditemukan kasus seperti ini. Antisipasi ini sangat bermanfaat sekali bagi keberadaan warga sekitar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya berterima kasih kepada Puskesmas Cikupa yang telah berpartisipasi membantu masyarakat, khususnya Masyarakat kelurahan <a href="http://Kabayan.harapannya">Kabayan.harapannya</a> kegiatan fooging ini bisa dilakukan secara rutin, agar tidak ada lagi warga yang terserang penyakit DBD. &#8221; singkatnya.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/warga-terkena-tbc-dinkes-pandeglang-lakukan-fogging-di-lingkungan-permukiman/">Warga Terkena DBD, Dinkes Pandeglang Lakukan Fogging di Lingkungan Permukiman</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250512_083354.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1080"
				height="604">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[IMG_20250512_083354]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250512_083354-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
