<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Ujung Kulon Archives - Endemik</title>
	<atom:link href="https://endemik.id/tag/ujung-kulon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endemik.id/tag/ujung-kulon/</link>
	<description>Endemik adalah platform media berita kolaboratif, terkini yang menyajikan informasi politik, olahraga, ekonomi, bisnis, lingkungan dan budaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Apr 2024 23:25:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-mini-logo-60x60.png</url>
	<title>Ujung Kulon Archives - Endemik</title>
	<link>https://endemik.id/tag/ujung-kulon/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Kronologis Warga Pandeglang Berburu Badak Jawa Hingga Jual Culanya</title>
		<link>https://endemik.id/ini-kronologis-warga-pandeglang-buru-badak-jawa-hingga-jual-culanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 23:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Badak Cula Satu]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemburu]]></category>
		<category><![CDATA[Rhino]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Ujung Kulon]]></category>
		<category><![CDATA[Ujung Kulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=2727</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, Masyarakat di Indonesia digegerkan dengan pemberitaan terkait, perburuan hewan purba yakni Badak <a class="read-more" href="https://endemik.id/ini-kronologis-warga-pandeglang-buru-badak-jawa-hingga-jual-culanya/" title="Ini Kronologis Warga Pandeglang Berburu Badak Jawa Hingga Jual Culanya" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/ini-kronologis-warga-pandeglang-buru-badak-jawa-hingga-jual-culanya/">Ini Kronologis Warga Pandeglang Berburu Badak Jawa Hingga Jual Culanya</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, Masyarakat di Indonesia digegerkan dengan pemberitaan terkait, perburuan hewan purba yakni Badak Cula satu yang hidup di Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang diduga dilakukan oleh sekelompok warga di Kecamatan Cimanggu Pandeglang.</p>
<p>Hal tersebut terungkap dari proses pengadilan yang digelar Pengadilan Negeri Pandeglang terhadap seseorang yang diduga pelaku pemburu badak cula satu.</p>
<p>Berikut, kronologis pelaku pemburu badak melancarkan aksinya.</p>
<p>Dikutip dari SIPP PN Pandeglang, Sebelum terjadinya penangkapan terhadap terdakwa, Sunendi datang ke rumah Haris daftar pencarian Orang (DPO) yang beralamat di Kampung Ciakar, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kebupaten Pandeglang dengan tujuan berburu badak cula satu atau badak jawa.</p>
<p>Kemudian setelah itu terdakwa langsung berangkat masuk ke dalam hutan menyusuri jalan setapak ke Citadahan dimana saat itu terdakwa membawa senjata.</p>
<p>Kemudian sekitar pukul 14.30 Wib terdakwa berhasil menemukan satu ekor badak cula satu atau badak jawa yang sedang makan, sementara Sukarya, Icut dan Haris berhenti di kejauhan.</p>
<p>Saat itu terdakwa sendiri mendekati dan membidik lalu menembak badak cula satu atau badak jawa, tembakan itu mengenai pada bagian pantatnya.</p>
<p>Setelah itu terdakwa menembak lagi dari jarak kurang lebih 15 meter dan mengenai pada bagian perut hingga badak tersebut terjatuh dan mati.</p>
<p>Bahwa kemudian setelah itu, Haris menyembelih leher badak dengan menggunakan golok yang dibawanya seperti halnya menyembelih kambing.</p>
<p>Kemudian memotong cula badak dan dimasukan kedalam kantong plastik warna hitam lalu dibawa ke rumah terdakwa untuk simpan.</p>
<p>Cula badak disimpan didalam ember kamar mandi dengan tujuan agar tulang yang menempel pada cula terlepas setelah itu terdakwa menyimpannya diatas plafon rumahnya agar terkena panas dan juga tidak diketahui oleh orang lain.</p>
<p>Setelah itu, masih pada bulan Mei 2022 terdakwa berangkat ke Jakarta menemui saksi Yogi dengan maksud dan tujuan akan menjual cula badak hasil buruannya.</p>
<p>Sesampainya di rumah Yogi, kemudian terdakwa memperlihatkan cula yang dibawanya dan menawarkan dengan harga sebesar Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) kemudian Yogi menawarkan kepada orang lain dan pada akhirnya cula tersebut laku terjual dengan harga sebesar Rp. 280.000.000,- (dua ratus delapan puluh juta).</p>
<p>Setelah cula laku terjual terdakwa langsung pulang ke rumahnya yang berada di Pandeglang dengan menggunakan angkutan umum dan sesampai disana kemudian terdakwa menginformasikan kepada teman-temannya terkait cula badak yang sudah laku terjual.</p>
<p>Dari hasil penjualan cula badak masing-masing mendapat bagian sebesar Rp. 68.750.000.,- (enam puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).</p>
<p>Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya terdakwa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/ini-kronologis-warga-pandeglang-buru-badak-jawa-hingga-jual-culanya/">Ini Kronologis Warga Pandeglang Berburu Badak Jawa Hingga Jual Culanya</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2024/04/830683_1200.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1000"
				height="562">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[830683_1200]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2024/04/830683_1200-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>YPUI dan BTNUK Perkenalkan Satwa Owa Jawa (Javan Gibbon) Ke Siswa Di Pandeglang</title>
		<link>https://endemik.id/ypui-dan-btnuk-perkenalkan-satwa-owa-jawa-javan-gibbon-ke-siswa-di-pandeglang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 08:15:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Urgensi]]></category>
		<category><![CDATA[Ujung Kulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=1714</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yayasan Planet Urgensi Indonesia bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon menggelar sosialisasi tentang Primata <a class="read-more" href="https://endemik.id/ypui-dan-btnuk-perkenalkan-satwa-owa-jawa-javan-gibbon-ke-siswa-di-pandeglang/" title="YPUI dan BTNUK Perkenalkan Satwa Owa Jawa (Javan Gibbon) Ke Siswa Di Pandeglang" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/ypui-dan-btnuk-perkenalkan-satwa-owa-jawa-javan-gibbon-ke-siswa-di-pandeglang/">YPUI dan BTNUK Perkenalkan Satwa Owa Jawa (Javan Gibbon) Ke Siswa Di Pandeglang</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yayasan Planet Urgensi Indonesia bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon menggelar sosialisasi tentang Primata Owa Jawa kepada siswa dan siswi di Kecamatan Cimanggu Kabupaten pada 24 Oktober 2023 lalu.</p>
<p>Vivit Nurhikmah Havita Awareness and Campaign Officer Yayasan Planet Urgensi Indonesia mengatakan, Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Kawasan konservasi memiliki 3 hewan dengan status Endangered (Terancam punah) yakni Badak Jawa, Banteng dan Owa jawa. Bertepatan pada tanggal 24 Oktober adalah momentum peringatan Hari Owa Sedunia. Yayasan Planet Urgensi Indonesia bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon menginisiasi peringatan hari owa sedunia dengan mengadakan Kampanye Lingkungan seputar Kawasan Taman Nasional Ujung kulon dan fauna didalamnya yakni Owa Jawa.</p>
<p>“Peringatan ini ditujukan agar semakin banyak publik yang menyadari akan pentingnya kehadiran owa jawa di alam kita, khususnya di Kawasan TNUK. Faktor utama terjaganya keberadaan Owa yakni tersedianya hutan yang sehat sebagai tempat mereka bernaung. Hal tersebut perlu di dukung oleh Masyarakat yang tinggal disekitarnya,” ungkapnya kepada wartawan, pada 2 November 2023.</p>
<p>Vivit berharap, dengan adanya sosialisasi yang melibatkan siswa dari tingkat SDN dan SMP di Kecamatan Cimanggu, yang merupakan wilayah penyangga Kawasan TNUK dapat menumbuhkan kesadaran para siswa dan guru tentang pentingnya melindungi hewan yang masih satu keluarga dengan Orang Utan tersebut.</p>
<p>“Melalui Gerakan kampanye lingkungan yang dilaksanakan di SDN Rancapinang 01 dan SMPN 3 Cimanggu yakni sekolah yang berada di bawah kaki gunung Honje Kawasan TNUK, dapat menumbuhkan kesadaran bagi siswa-siswi maupun guru yang terlibat dalam kegiatan tentang pentingnya melindungi dan menyayangi owa jawa yang sangat khas dengan nyanyiannya yang merdu dan terancam punah. Happy World Gibbon Days 2023. Sayangi dan Lindungi Owa,”harapnya.</p>
<p>Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasiona Wilayah III Sumur I Made Artawan mengatakan, Kegiatan Ini dilakukan sebagai sosialisasi untuk para generasi muda untuk memahami tentang pentingnya konservasi dan tentunya dapat ikut serta dalam menjaga dan melestarikan 3 satwa prioritas di TNUK, Badak Jawa, Owa Jawa dan Banteng yang keberadaan populasinya cenderung menurun.</p>
<p>“Materi yang disampaikan meliputi keanekaragaman jenis satwa dan tumbuhan yang ada di TNUK, manfaat adanya hutan serta akibat yang terjadi bila hutan rusak juga tentang Owa Jawa yang ada di TNUK mulai dari pakannya, perilaku dan jenis-jenis owa,”tulisnya dalam akun intagram BTN_UJUNG_KULON, pada 26 Oktober 2023.</p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/ypui-dan-btnuk-perkenalkan-satwa-owa-jawa-javan-gibbon-ke-siswa-di-pandeglang/">YPUI dan BTNUK Perkenalkan Satwa Owa Jawa (Javan Gibbon) Ke Siswa Di Pandeglang</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/11/owa.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="550"
				height="366">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Planet Urgensi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/11/owa-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seekor Anak Badak Cula Satu Terekam Kamera Trap Di Ujung Kulon</title>
		<link>https://endemik.id/seekor-anak-badak-cula-satu-terekam-kamera-trap-di-ujung-kulon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[endemik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 15:31:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Badak Cula Satu]]></category>
		<category><![CDATA[Pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[Ujung Kulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endemik.id/?p=1293</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seekor individu baru anak badak Jawa (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822) dengan jenis kelamin betina terekam <a class="read-more" href="https://endemik.id/seekor-anak-badak-cula-satu-terekam-kamera-trap-di-ujung-kulon/" title="Seekor Anak Badak Cula Satu Terekam Kamera Trap Di Ujung Kulon" itemprop="url">Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/seekor-anak-badak-cula-satu-terekam-kamera-trap-di-ujung-kulon/">Seekor Anak Badak Cula Satu Terekam Kamera Trap Di Ujung Kulon</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Seekor individu baru anak badak Jawa (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822) dengan jenis kelamin betina terekam kamera di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) sepanjang bulan Juli hingga September 2023. Anak badak Jawa tersebut diidentifikasi merupakan anak ke-4 dari induk bernama Kasih/ ID 032.2011 yang saat ini berumur 12 tahun.</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Kabar gembira ini sebenarnya telah diduga ketika Tim Pemantau Badak Jawa (MBJ) Taman Nasional Ujung Kulon menemukan jejak kaki badak Kasih, yang tidak menyatu antara kaki belakang dengan kaki di depannya, hal ini menandakan bahwa ada hambatan langkah kaki depan yang menghalangi kehamilannya.</span></span></p>
<p>Badak Kasih sebelumnya dilaporkan telah melahirkan tiga anak, yaitu: Duba/ID 053.2013, Wira/ID 074.2015 dan Sekar/ID 086.2021.</p>
<p>Data ini dikuatkan dengan clip video pada bulan Februari 2023 yang menunjukkan badak Kasih terekam kamera dalam kondisi hamil. Selanjutnya pada Bulan April 2023 Tim MBJ TNUK juga menemukan jejak ukuran 15/14 cm beserta kotorannya pada grid yang sama ketika ditemukan tapak dan kamera trap sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Dengan data yang ada dimungkinkan anak badak Jawa tersebut dilahirkan pada bulan Februari 2023. Individu anak badak Jawa tersebut kemudian diberikan kode ID 092.2023,&#8221; ujar Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, di Jakarta, Kamis, 05/10/2023.</p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">“Kelahiran ini merupakan keberhasilan bangsa Indonesia dalam upaya konservasi badak Jawa, mengingat saat ini badak Jawa di dunia hanya ada di Taman Nasional Ujung Kulon Indonesia,” imbuhnya.</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Ia pun menjelaskan jika Program Pengamanan Badak Jawa di areal semenanjung cukup efektif dalam mengamankan kawasan habitat badak, sehingga badak dapat berkembang biak dengan baik.</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">“Mari kita selamatkan badak Jawa yang hanya ada di Taman Nasional Ujung Kulon. Semoga anak badak Jawa sehat dan lestari,” tutupnya.</span></span></p>
<p>The post <a href="https://endemik.id/seekor-anak-badak-cula-satu-terekam-kamera-trap-di-ujung-kulon/">Seekor Anak Badak Cula Satu Terekam Kamera Trap Di Ujung Kulon</a> appeared first on <a href="https://endemik.id">Endemik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_20231005_201949_WhatsApp.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1075"
				height="622">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Anak Badak Jawa]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://endemik.id/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_20231005_201949_WhatsApp-60x60.jpg"
					width="60"
					height="60" />
													<media:copyright>endemik</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
