Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Carita dibawah naungan Yayasan Toha Asep Suherman resmi diresmikan pada Jumat (30/01) 2026), sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. SPPG Carita yang berlokasi di Kampung Sambolo, Desa Sukarame, Kecamatan Carita ini menargetkan sekitar 1.300 penerima manfaat di wilayah Kecamatan Carita.
” SPPG ini kita namakan Carita punya Cerita, insya allah akan mulai penyaluran pada seninĀ (02/02/2026) mendatang, untuk 1300 KPM di di Desa Cinoyong, ” katanya kepada wartawan.
Menurutnya, Desa Cinoyong menjadi prioritas karena jauh dari perkotaan.
” Sasarannya disana B3 terutama ibu hamil,menyusui, dan balita. Kemudian warga peserta didik mulai dari PAUD, RA, MI, Mts, Ma, SD, SMK, itu akan mulai menerima program MBG senin mendatang, ” jelasnya.
Dikatakan Fahru Rijal, untuk menunjang Program MBG ini, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari Relawan hingga pendistribusian.
” Persiapannya sudah matang, kemarin seluruh relawan sudah mengikuti pelatihan penjamah makanan, kemudian kita juga siapkan tiga Unit kendaraan untuk pendistribusian, ” ungkapnya.
Masih kata Fahru Rijal, Total Relawan yang ada di SPPG Carita ini seluruhnya sebanyak 50 orang.
” 80 persen pekerjanya warga lokal, kita targetkan kedepannya akan melayani 2500 penerima manfaat MBG ini, ” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memberdayakan sumberdaya lokal untuk mendukung pengadaan bahan pangannya, salah satunya adalah beras.
” Kita dengan lumbung padi yang ada didepan dapur MBG ini, kita sudah berkontrak. Bahwa pasokan beras itu akan dipasok dari lumbung padi yang ada di sini, ” pungkasnya.
Masyarakat setempat, Dahlia menyambut positif peresmian SPPG Carita. Mereka berharap program ini dapat berjalan secara konsisten dan menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
” Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Carita, ” singkatnya.
Dengan diresmikannya SPPG Carita ini, pemerintah daerah optimistis upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dapat semakin optimal, sekaligus mendukung program nasional di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.







