Personel Ditlantas Polda Banten Kedepankan Problem Solving dalam Pelayanan Masyarakat 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan problem solving di lapangan.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, personel Ditlantas tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan penyelesaian masalah secara humanis dan solutif. Hal ini terlihat saat petugas menangani berbagai permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, kecelakaan ringan, hingga pelanggaran yang melibatkan masyarakat umum.

Salah satu contoh nyata adalah ketika terjadi insiden kesalahpahaman antara suami dan istri. Personel Ditlantas dengan sigap mendatangi lokasi, menenangkan pihak yang terlibat, serta memfasilitasi musyawarah antara kedua belah pihak. Dengan pendekatan persuasif, permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa menimbulkan konflik lanjutan.

” Untuk meredam emosi kedua belah pihak, personil ditlantas polda banten memberikan problem solving untuk keselamatan kedua belah pihak yg berseteru.Keributan disebabkan adanya kesalah fahaman,” kata IPDA Gelar Haruma Negara saat bertugas bersama Brigpol Didi, Bripda Bima, dan Bripda Dede, Senin (02/02/2026).

“Menurut informasi kedua nya pasang suami istri namun nikah secara sirih.

Melihat kondisi yg sedikit memanas karena ada gesekan fisik,kami turun untuk meredam situasi, ” sambungnya.

Dikatakannya, bahwa langkah problem solving ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri agar anggota di lapangan mengedepankan sikap profesional, humanis, dan responsif terhadap keluhan masyarakat.

“Dengan langkah problem solving akhirnya kedua belah pihak menyadari dan berjanji tidak melakukan hal-hal yg dapat melanggar aturan,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, Ditlantas Polda Banten berharap tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan yang kondusif, serta hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.

Pos terkait