Warga Kampung Jiput, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang bersumber dari limbah dapur program MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jiput Mandiri. Limbah tersebut dilaporkan mengalir ke saluran drainase hingga masuk ke area permukiman warga RW 001.
Keluhan tersebut telah disampaikan warga kepada Camat Jiput, Ade Juliansah. Ade pun membenarkan adanya laporan dari masyarakat tersebut.
” Memang benar ada empat warga Kampung Jiput yang mengeluhkan Bau yang muncul diduga dari SPPG Jiput Mandiri Tersebut, ” kata Ade melalui Sambungan Telpon, Selasa (03/02/2026).
Dikatakan Ade, Menindak Lanjuti Keluhan warga Tersebut, selanjutnya Muspika Jiput yakni Camat, kapolsek, danramil, Kepala Puskesmas, dan Pjs Kepala Desa Jiput, Kemudian mendatangi Pihak SPPG Jiput Mandiri dan merekomendasikan untuk pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
” Respon nya, pihak dapur SPPG Jiput Mandiri berjanji akan membuat IPAL ketika masa sekolah itu libur atau di bulan Ramadhan nanti, ” ungkapnya.
Namun, jika sampai waktu yang telah ditetapkan pihak SPPG Jiput Mandiri tidak juga membuat IPAL,
” Apabila tidak sesuai dengan komitmen yang mereka katakan yang akan membuat IPAL,akan kami lakukan pengurangan dan akan kami buatkan surat ke Badan Gizi Nasional (BGN), ” ujarnya.
” Sebetulnya pihak Puskesmas Jiput sudah menyarankan kepada pihak SPPG Jiput Mandiri untuk membuat IPAL,termasuk saya sendiri kepada kepala SPPG nya di Bulan Desember lalu. Makanya ketika tidak dibangun sampai sekarang, kami datangi kembali karena adanya keluhan warga tersebut, ” pungkasnya
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Jiput Mandiri belum dapat di konfirmasi perihal kebenaran hal tersebut diatas.







