Adde Rosi Soroti Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi sorotan publik. Adde Rosi secara tegas menyuarakan keprihatinannya terhadap maraknya kasus yang dinilai masih belum tertangani secara optimal oleh institusi pendidikan tinggi.

” Kekerasan seksual di lingkungan kampus Ini menjadi perhatian khusus kita semua, terlebih kemarin terkuak kasus yang ada di Universitas Negeri terbesar di Indonesia, ” kata Adde Rosi kepada wartawan, usai menghadiri Bimtek Penulisan Jurnal Ilmiah untuk Mahasiswa, di STKIP Syekh Mansyur, Senin (04/05/2026).

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Menurut Politisi Partai Golkar itu, kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi tempat yang rentan terhadap tindakan pelecehan maupun kekerasan seksual. Ia menilai masih banyak korban yang memilih diam karena takut akan stigma sosial, tekanan akademik, hingga kurangnya mekanisme pelaporan yang berpihak pada korban.

” Kami di DPR RI, Undang-undang TTKS sudah ada, Satgas juga sudah ada. nanti tinggal apa nih yang ga bener, apakah evaluasinya, apakah SDMnya, ” jelasnya.

Adde Rosi yang saat ini ada di Komisi X DPR RI, mendorong pihak kampus untuk memperkuat implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, termasuk menyediakan layanan pendampingan psikologis serta perlindungan hukum bagi korban. Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi mengenai kesetaraan gender dan consent (persetujuan) bagi seluruh civitas akademika.

” Ini menjadi perhatian bersama, apalagi kampus dan juga kementrian pendidikan tinggi, jangan sampai hal ini terulang. Karena kampus yang tadinya harus menumbuhkan SDM unggul,tetapi justru di nodai dengankekerasan seksual seperti ini, ” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak pemerintah dan masyarakat untuk turut mengawasi serta memastikan bahwa setiap laporan kasus ditangani secara serius dan adil. Menurutnya, kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan lembaga independen sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang benar-benar aman.

” Kita harus jaga kampus, kita harus berikan transper ilmu yang baik, salah satunya melalui bimtek yang di gelar hari ini, ” ungkapnya.

Adde Rosi, berharap kesadaran dan tindakan nyata dalam menangani persoalan ini dapat semakin meningkat.

” Mari jaga kampus dari kekerasan seksual, ” tegasnya.

Pos terkait