Harga Daging Ayam Tembus Rp42 Ribu per Kilogram, Omset Pedagang Merosot

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Harga daging ayam di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami kenaikan dan kini menembus Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut membuat sejumlah pedagang dan pembeli mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pangan.

Daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran harga Rp33 ribu, kini dijual hingga Rp42 ribu per kilogram di tingkat pedagang pasar.

Pedagang menyebut kenaikan harga dipengaruhi oleh harga tingginya permintaan konsumen dan tingginya harga pakan ternak. Akibat kenaikan tersebut, sebagian konsumen memilih mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke bahan pangan lain.

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Badak, Endin mengatakan, harga ayam saat ini mencapai Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan harga juga membuat daya beli masyarakat mengalami penurunan.

“Sekarang harganya sekitar Rp42 ribu per kilogram. Pembeli ada, tetapi banyak yang mengurangi jumlah belinya,” kata Endin, Kamis (13/08/2026).

” Jelas berdampak sama pemasukan pak, biasanya saya sehari bisa jual dua kuintal sekarang paling se kuintal atau lebih dikit. Kalau di kira-kira sekitar 40 persen turunnya omset itu, ” tambahnya.

Sementara itu, konsumen berharap pemerintah dapat melakukan pemantauan terhadap harga dan pasokan daging ayam di pasar, terutama untuk menjaga agar kenaikan harga tidak semakin tinggi.

” Kalau bisa jangan naik ya, apalagi sekarang kan lagi pada make buat muludan. Jelas keberatan kalo harga yang sekarang, biasanya beli dua kilo, sekarang paling setengah kilo atau sekilo, ” kata Uju, salah seorang konsumen.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga di tingkat pasar.

Pos terkait