Pemerintah Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, berhasil meraih penghargaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), sebagai Juara 2 Desa Pangan Aman tingkat nasional.
Penghargaan yang diberikan di gedung Bhineka Tunggal Ika BPOM RI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) ini, menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya desa dalam mewujudkan keamanan pangan bagi masyarakat.
” Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya bersama pemerintah desa, kader keamanan pangan, pelaku usaha pangan, serta masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi,” kata Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja kepada wartawan.
Keberhasilan Desa Bandung meraih penghargaan tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengawasan dan edukasi keamanan pangan di lingkungan masyarakat. Selain itu, prestasi ini juga menjadi dorongan bagi seluruh elemen desa untuk mempertahankan budaya konsumsi pangan yang aman dan sehat.
” Pemerintah Desa Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program keamanan pangan hingga berhasil meraih penghargaan tersebut, ” ujar Wahyu.
Dengan diraihnya penghargaan dari BPOM RI ini, Desa Bandung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam membangun lingkungan yang peduli terhadap keamanan pangan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
” Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga wujud komitmen bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” tutupnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Muslim Taufik memberikan apresiasi kepada Desa Bandung atas keberhasilannya meraih penghargaan Desa Pangan Aman dari BPOM RI.
Menurutnya, Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya desa dalam mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang peduli terhadap keamanan pangan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi pangan yang aman dan bermutu.
” keberhasilan Desa Bandung juga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pandeglang untuk mengembangkan berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga,” singkatnya.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan keamanan pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah menginisiasi berbagai program keamanan pangan berbasis masyarakat, antara lain Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Berbagai program tersebut diintegrasikan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) sebagai gerakan kolaboratif untuk membangun kesadaran, kapasitas, dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan keamanan pangan.






