Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kejari Pandeglang Masyarakat Diminta Waspada

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Beredarnya pesan singkat melalui Aplikasi WhatsApp yang menghubungi sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pandeglang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) beserta Pejabat Utama pada Kejaksaan Negeri Pandeglang dengan modus meminta sejumlah uang, Pesan tersebut dipastikan tidak benar dan merupakan upaya penipuan.

Kepala kejaksaan Negeri Pandeglang melalui Kasi Intel Kejari Pandeglang Bangga Prahara, menegaskan bahwa pihaknya, baik secara institusi maupun pribadi, tidak pernah melakukan tindakan seperti itu.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

“Saya Pastikan itu bukan kami Kejari Pandeglang, dan itu penipuan,” tegas Bangga.

Permintaan sejumlah uang yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan pegawai Kejari Pandeglang menurut Bangga bukan kali pertama, dan ini sudah dilakukan berkali-kali.

“Ini bukan yang pertama kali, sudah sering dilakukan bahkan ada beberapa yang sudah menjadi korban,” ungkap Bangga.

“Modus pelaku meminta korban melakukan transfer uang atau memeras dengan dalih membantu penyelesaian kasus hukum, pengamanan perkara, atau urusan dinas lainnya. Dengan menggunakan foto, nama, atribut pejabat resmi Kejaksaan Pandeglang agar terlihat menyakinkan,” tambah Bangga.

Ia meminta masyarakat, khususnya para pejabat dan kepala dinas di lingkungan pemerintahan kabupaten Pandeglang, untuk lebih waspada terhadap pesan-pesan mencurigakan yang mengaku dari pihak kejaksaan

“Jika ada pesan WA masuk yang mengatasnamakan Kajari Pandeglang atau anggota Kejaksaan dengan modus meminta uang, harus dicek terlebih dahulu kebenarannya, bahkan bisa langsung mengecek ke nomor pribadi pejabat yang bersangkutan,” Kata Bangga.

Pos terkait