Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi kepada 132 pejabat administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV). Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas organisasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Pendopo Bupati Pandeglang dan dipimpin langsung oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani. Rotasi ini mencakup sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga UPT Puskesmas.
Dalam sammbutanya, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan. Selain untuk penyegaran organisasi, kebijakan tersebut juga bertujuan mengoptimalkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Rotasi dan mutasi ini merupakan kebutuhan organisasi sekaligus bentuk pembinaan karier ASN. Diharapkan para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik di tempat tugas yang baru,” kata Bupati Dewi, Senin (06/07/2026).
Para pejabat yang mendapat amanah baru diminta untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah guna mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pandeglang.
“Jabatan ini amanah bukan hadiah, jadi segeralah bekerja dengan penuh integritas. Pelayanan saat ini harus segera ditingkatkan, terutama para pelayanan kesehatan bagi masyarakat, ” ujarnya.
Rotasi pejabat administrator dan pengawas menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Dengan penyegaran tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan target pembangunan daerah dapat tercapai secara efektif.
” Tingkatkan kinerja bapak ibu sekalian, segera lakukan akselerasi program dengan lintas OPD maupun lintas sektoralnya, ” tegasnya.
Bupati juga meminta agar tidak ada lagi yang bermuka dia, tidak ada lagi yang mengibarkan bendera selain bendera Indonesia. Jangan seperti katak dalam tempurung, ayo upgrade diri. Menurutnya, tantangan saat ini membutuhkan keahlian untuk membangun Kabupaten Pandeglang.
” Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dan bisa membawa manfaat bagi Kabupaten pandeglang, ” tutupnya






