Peternak ayam petelur di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengaku tengah menghadapi kondisi yang semakin sulit akibat anjloknya harga jual telur di tingkat peternak. Harga yang tidak sebanding dengan tingginya biaya produksi membuat para peternak harus menanggung kerugian setiap hari, bahkan sebagian mengaku usahanya terancam bangkrut.
Salah seorang peternak di Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Nuraeni Mengatakan harga telur yang diterima dari kandang saat ini belum mampu menutup biaya pakan, vitamin, obat-obatan, hingga operasional kandang. Di sisi lain, harga pakan sebagai komponen biaya terbesar masih relatif tinggi sehingga margin keuntungan terus tergerus.
“Setiap hari kami produksi, tapi bukannya untung malah nombok. Kalau kondisi seperti ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin banyak peternak yang gulung tikar,” katanya kepada wartawan, Rabu (01/07/2026).
” Sekarang harga telur di tingkat peternak dikisaran Rp 20 ribu per kilogram, turun Rp 5 ribu dari harga normal yakni Rp 25 ribu, ” sambungnya.
Selain harga jual yang rendah, para peternak juga mengeluhkan mahalnya harga pakan yang menjadi beban terbesar dalam usaha peternakan.
” Harga pakan sekarang Rp 380 ribu per sak, dan harga jagung Rp 7500 per kilogram. Jadi harga jual telur sekarang gak masuk, ” sambungnya.
Menurut Nuraeni, penurunan harga telur dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan di pasaran, sementara daya serap pasar belum mampu mengimbangi produksi. Kondisi tersebut membuat harga telur terus mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir.
” Sudah 3 pekan terakhir harga terus merosot, selain stok melimpah, penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi salah satu penyebab turunnya harga telur, ” ungkapnya.
Nuraeni berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga telur sekaligus memastikan harga bahan baku pakan tetap terkendali.
” Pengennya mah harga telur balik lagi ke harga standar nasional di kisaran Rp 25 ribu, biar kami gak terus mereka dan usaha kami tetap bisa jalan, ” harapnya.





