Kodim 0601/Pandeglang Akan Bangun Jembatan Ambruk di Panimbang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Jembatan ambruk yang menyebabkan sejumlah siswa sekolah dasar batal berangkat sekolah, akhirnya akan dibangun.Pembangunan jembatan beton yang menjadi akses satu-satunya menuju jalan utama ini, rencananya akan dilakukan Kodim 0601 Pandeglang.

Komandan Kodim 0601 Pandeglang, Letkol Infanteri Fajar Aulia Putra saat meninjau langsung jembatan penghubung Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten, tersebut mengatakan, pihaknya akan mengajukan pembangunan jembatan ke komando atas agar segera dapat di perbaiki.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

” Meski saat ini sudah di buatkan jembatan sementara, insya Allah kehadiran negara untuk rakyat kedepan akan kami upayakan segera pembangunan jembatan ini,” kata Dandim kepada wartawan, Sabtu (29/08/2016).

Menurut Fajar, pembangunan jembatan permanen menjadi kebutuhan mendesak karena akses tersebut digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

“Ini akses yang sangat penting bagi masyarakat. Selain anak-anak sekolah, masyarakat juga menggunakan jembatan ini untuk aktivitas ekonomi, termasuk membawa hasil bumi,” katanya.

Ia berharap pembangunan jembatan beton nantinya dapat menjadi solusi permanen bagi masyarakat sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan nyaman.

“Kita berharap pembangunan jembatan beton ini bisa menjadi solusi permanen, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Fajar juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga dan merawat jembatan setelah pembangunan selesai.

Ia meminta kendaraan yang melintas nantinya tidak membawa muatan melebihi kapasitas jembatan.

“Kalau nanti sudah dibangun, mari sama-sama kita jaga. Jangan sampai ada kendaraan dengan beban berlebihan yang melintas, supaya jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Jembatan tersebut sebelumnya ambruk saat dilintasi truk pengangkut pasir pada Minggu (23/8/2026) sore.

Akibat kejadian tersebut, truk bermuatan pasir terperosok hingga jatuh ke sungai. Ambruknya jembatan juga menyebabkan akses kendaraan dan aktivitas warga di sekitar lokasi menjadi terhambat.

Jembatan yang memiliki panjang sekitar 25 meter dan lebar 2,5 meter itu merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat setempat.

Pos terkait