Kelompok Kerja Wartawan (Porwan) Kabupaten Pandeglang menggelar diskusi interaktif bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang.
Diskusi yang dikemas dalam Program Ruang Diskusi Porwan (RDP) dengan tema “Bicarakan Kepemiluan Dengan Penuh Riang Gembira” berlangsung di Sekretariat Porwan Pandeglang, Rabu (04/11/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu, pengawas, dan insan pers dalam mengawal transparansi serta kualitas demokrasi di daerah.
Diskusi berjalan dengan hangat dan konstruktif, mengangkat isu-isu strategis seputar pelaksanaan tahapan pemilu serta pentingnya peran media sebagai pilar keempat demokrasi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, perwakilan KPU Kabupaten Pandeglang, Falahudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Porwan Pandeglang Pandeglang. Menurutnya, media memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyukseskan setiap tahapan pesta demokrasi, khususnya dalam hal edukasi pemilih.
“Sinergi dengan teman-teman media sangat dibutuhkan. KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam menyampaikan informasi kepemiluan yang masif hingga ke masyarakat tingkat bawah. Peran media juga sangat krusial dalam menangkal berbagai informasi hoaks atau disinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan,” ujar Falahudin.
Senada dengan KPU, Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Febri Setiadi menekankan pentingnya kolaborasi pengawasan partisipatif. Bawaslu berharap insan pers di Pandeglang tidak hanya bertindak sebagai penyebar informasi, tetapi juga turut serta menjadi mitra strategis dalam mengawasi potensi pelanggaran pemilu di lapangan.
“Kami di Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi rekan-rekan media untuk berkoordinasi dan berdiskusi. Pengawasan partisipatif yang melibatkan media akan membuat proses demokrasi kita jauh lebih sehat, transparan, dan akuntabel,” tegas Febri.
Sementara itu, Ketua Porwan Pandeglang, Tb. Agus Jamaludin menyatakan bahwa diskusi ini merupakan bentuk komitmen moral para jurnalis di Pandeglang untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, kode etik jurnalistik, serta independensi dalam peliputan isu-isu kepemiluan.
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa rekan-rekan wartawan di Pandeglang siap mengawal proses kepemiluan secara objektif. Kami juga berharap KPU dan Bawaslu dapat terus bersikap terbuka terhadap akses informasi publik demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil,” pungkasnya.
” Insya Allah Ruang Diskusi Porwan ini akan dilaksanakan secara tematik setiap hari Rabu di setiap pekannya, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.
Acara diskusi kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta komitmen bersama antara Pokja Wartawan, KPU, dan Bawaslu Pandeglang untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis demi kemajuan Kabupaten Pandeglang.





