Gua Langir Sawarna, Warisan Alam yang Menakjubkan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Soal keindahannya, jangan diragukan lagi. Letaknya di pinggir Pantai Sawarna, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Itulah objek wisata Gua Langir yang terkenal dengan tebing curamnya yang spektakuler.

Di tepi pantai yang indah dan masih alami itu sejumlah lubang menganga. Lubang itu memiliki nilai geologis, terutama batuan terumbu yang membentuk gua atau menurut bahasa lokal disebut guha.

Memang lokasinya cukup jauh. Dari Kota Serang, waktu tempuh untuk sampai di Gua Langir bisa mencapai tiga jam perjalanan atau lebih. Namun begitu sampai, waktu dan jarak tempuh seakan tak terasa. Semua terbayar dengan indahnya pantai dan deretan gua yang eksotis.

Untuk menikmati indahnya Pantai Gua Langir, wisatawan dikenakan tarif masuk Rp10 ribu per orang. Memang fasilitas publik di sekitar pantai masih sangat terbatas. Hanya tersedia mushala, beberapa kedai makanan dan toilet.

Dikutip dari geologi.esdm.go.id, batuan yang terdapat di Gua Langir tersusun atas Batugamping klastik dengan warna putih kekuningan, dengan kandungan fosil foraminifera. Batugamping ini termasuk dalam anggota Batugamping Formasi Citarate yang berumur Miosen awal.

Kompleks Gua Langir terdiri dari, Gua Langir dengan panjang leboh kurang 29 meter dengan mulut gua yang cenderung kecil. Di dalam gua ditemukan stalaktit dan stalagmit. Kemudian Gua Harta Karun yang memiliki perbedaan dari gua lainnya, karena mulut guanya yang berada hampir sejajar dengan tanah dengan tinggi yang kurang dari 1 meter.

Berikutnya Gua Kanekes yang memiliki panjang kurang lebih 10 meter. Gua ini memiliki mulut lebih kurang empat meter. Salah satu yang menjadi keunikan gua ini yaitu adanya ornamen pada dinding yang bentuknya menyerupai buaya.

Kemudian ada Gua Seribu Candi. Gua ini memiliki panjang lebih kurang 15 meter. Pada gua ditemukan stalaktit dan stalagnit yang berukuran kecil dan berbentuk seperti candi.

Related posts