Telan Anggaran Rp14 Miliar, Politisi Golkar ini Minta SIKM Porang Segera Dioperasikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang, Anton Khaerulsamsi meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pandeglang, untuk segera mengoperasikan Pabrik Porang yang berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang.

Karena menurutnya Pabrik Porang yang dibangun pada Tahun 2022 tersebut telah menelan anggaran hingga Rp 14 Miliar ini, harus segera dirasakan manfaatnya oleh para petani porang serta masyarakat.

Read More

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

“Sentra Industri Kecil Menengah (Pabrik Porang) ini, harus segera dioperasikan. Karena pabrik yang dibangun dengan menggunakan uang Negara ini harus segera dirasakan manfaatnya masyarakat di Kabupaten Pandeglang,”ungkapnya.

Politisi Golkar ini, tidak menginginkan Pabrik yang dibangun untuk mengakomodir para petani porang di Kabupaten ini menjadi sia-sia atau menjadi bangunan yang tidak mempunyai manfaat bagi masyarakat.

“Tentunya, kami tidak menginginkan Pabrik Porang ini menjadi bangunan yang tidak mempunyai manfaat bagi masyarakat atau sia-sia,”bebernya.

Anton mengaku sudah sering mempertanyakan, kepada DKUMPP Pandeglang terkait kendala atau masalah yang dihadapi yang menyebabkan Pabrik Porang belum bisa beroperasi. Padahal pabrik tersebut sudah selesai dibangun pada Desember 2022 lalu.

“Dibeberapa rapat kerja, kami sudah sering mempertanyakan kepada DKUMPP Pandeglang terkait SIKM Porang,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DKUMPP Pandeglang, Gunara mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan seleksi terhadap beberapa pengusaha atau calon pengelola SIKM Porang yang mau dan mumpuni dalam mengoperasikannya.

“Saat ini kami sedang melakukan seleksi terhadap beberapa calon pengelola yang nantinya akan bertanggung jawab dalam melakukan pengelolaan SIKM Porang, mohon doanya saja,”ungkapnya kepada wartawan.

Meski begitu, Gunara enggan memberikan keterangan lebih rinci terkait berapa pengusaha atau koperasi yang mengikuti seleksi untuk bisa mengelola SIKM Porang tersebut.

“Yang pasti lebih dari satu ya. Nanti kalau saya sebut jumlahnya mungkin besok akan bertambah,”imbuhnya.

Related posts