UNMA Banten Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Adaptif Merdeka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Sebanyak 34 Mahasiswa tingkat akhir UNMA Banten Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (Prodi Diksatrasiada) telah melaksanakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka, di laboratorium UNMA Banten yang berlokasi di Jalan Cikaliung, Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (16/8/2023).

Kegiatan tes UKBI Adaptif ini merupakan kolaborasi antara UNMA Banten bersama Kantor Bahasa Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

“Tes ini bertujuan mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi,” kata Kaprodi Diksatrasiada UNMA Banten, Trisnawati, pada Rabu (16/8/2023).

Menurut Trisnawati, UKBI Adaptif ini dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan pelaksanaan ujinya dilaksanakan secara daring.

“Tes UKBI Adaptif Merdeka ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan mahasiswa tingkat akhir Prodi Diksatrasiada sebagai persyaratan untuk penulisan Skripsi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jika manfaat dari tes UKBI ini mahasiswa bisa faham bahwa berbahasa Indonesia tidak hanya digunakan secara praktis untuk berbicara saja.

“Selain itu juga, harus menguasai kaidah kebahasaan dan aspek keterampilan berbahasa lainnya,” terang Trisnawati.

Trisnawati juga menyampaikan, bahwa penting bagi seluruh calon pendidik untuk menguasai kompetensi berbahasa Indonesia.

“Ini sebagai bekal mereka mengajar, semoga dengan adanya ini menjadi langkah konkret dalam menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia,” tutupnya.

Pos terkait