Villa Emas Gunung Pulosari Hadirkan Pendakian Konservasi Ramah Wisatawan, Siap Jadi Magnet Pecinta Alam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Aktivitas pendakian di Gunung Pulosari kini semakin tertata dan menarik dengan hadirnya jalur pendakian berbasis konservasi pendaki melalui Villa Emas Gunung Pulosari yang berlokasi di Kampung Pamengker, Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.

Kawasan wisata seluas kurang lebih 2 hektare ini dikelola oleh PT Villa Emas Gunung Pulosari sebagai upaya penghijauan sekaligus pelestarian alam. Konsep yang diusung cukup unik, di mana setiap kelompok pendaki diwajibkan menanam bibit pohon di kawasan Gunung Pulosari. Bibit tersebut disediakan secara gratis oleh pengelola, sehingga program ini mendapat dukungan luas dari para pecinta alam dan wisatawan.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Selain mengedepankan konservasi, Villa Emas juga menawarkan kenyamanan bagi pengunjung. Area ini memiliki pemandangan alam yang indah dengan suasana yang aman dan ramah wisatawan. Pengunjung dapat menikmati panorama Curug Sawer, kawah, hingga puncak Gunung Pulosari yang memikat.

Owner PT Villa Emas Gunung Pulosari, H. Jumroni, mengatakan bahwa pos pendakian yang dibangun tidak hanya menjadi titik awal menuju puncak, tetapi juga berfungsi sebagai pusat layanan dan informasi bagi pendaki.

“Pendakian konservasi sekarang kita tata lebih baik, agar pengunjung merasa aman dan nyaman sejak dari awal perjalanan,” ujarnya, Sabtu (25/042026).

Berbagai fasilitas pun telah dibenahi, mulai dari area registrasi yang tertata, tempat istirahat, papan informasi jalur, hingga camping ground. Jalur pendakian dilengkapi tiga pos utama dengan petugas di setiap titik, serta sistem pemanduan untuk memastikan keamanan pendaki.

Selain jalur pendakian, kawasan ini juga dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu dengan berbagai daya tarik, seperti Curug Sawer, kawasan kawah, puncak, hingga area perkemahan. Untuk menjaga ketertiban, pengelola menetapkan aturan tegas, termasuk larangan membawa senjata tajam dan obat-obatan terlarang.

Keindahan alam yang masih asri dengan hutan tropis, udara sejuk, serta panorama Gunung Pulosari menjadi daya tarik utama. Tak hanya dari Pandeglang, pendaki yang datang juga berasal dari berbagai daerah seperti Tangerang, Cilegon, Lebak, Jakarta, bahkan mancanegara seperti Jerman, Korea, dan Amerika.

Dukungan masyarakat sekitar pun cukup tinggi. Didi, warga Desa Cilentung, menyebut kehadiran Villa Emas memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.
“Kami sangat mendukung karena bisa meningkatkan UMKM dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Hal senada disampaikan Nuri, pendaki asal Pandeglang. Ia mengaku fasilitas yang tersedia saat ini jauh lebih baik.
“Sekarang parkiran lebih luas, tempat istirahat nyaman, dan pelayanannya ramah. Pendakian jadi lebih menyenangkan,” ungkapnya.

Dengan konsep konservasi yang dipadukan dengan pengembangan wisata, Villa Emas Gunung Pulosari diharapkan menjadi destinasi pendakian unggulan di Banten, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian alam.

Pos terkait