Demokrat Bersihkan Sungai Cipunten Ageung Lewat Gerakan “Ayo Mulyakan Sungai”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan jajaran anggota Partai Demokrat melalui gerakan “Ayo Mulyakan Sungai” dengan melakukan aksi bersih-bersih di Sungai Cipunten Ageung, Kecamatan Labuan, pada Rabu (26/08/2026) pagi.

” Gerakan ayo mulyakan sungai ini merupakan intruksi ketua umum Partai Demokrat, mas Agus Harimurti Yudhoyono. Ini program yang digagas untuk menyukseskan hari ulang tahun Partai Demokrat pada 9 September 2026 mendatang,” kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Rizki Aulia Natakusumah kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Kegiatan tersebut melibatkan kader dan simpatisan Demokrat bersama masyarakat setempat. Mereka bergotong royong membersihkan sampah yang menumpuk di sekitar aliran sungai serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

” Sejatinya ini bukan agenda politik, kita justru di intruksikan merangkul Pemerintah sebagai gerakan bersama bukan gerakan politik yang sempit. Tapi mengajak seluruh elemen stackholder untuk menyukseskan pembersihan sungai-sungai, ” pungkasnya.

Menurut Rizki, Gerakan “Ayok Mulyakan Sungai” tidak hanya berfokus pada kegiatan membersihkan sungai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

“jadi tadi saya liat luar biasa banyak sampahnya, mungkin gerakan kita hari ini gak cukup. Tapi harus diikuti dengan gerakan serupa yang dipelopori oleh masyarakat, ” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin mengungkapkan, menjaga kebersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun komunitas tertentu. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar kebiasaan menjaga lingkungan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

” Tentu sampah-sampah ini tidak bisa dibersihkan oleh salah satu partai, justru kita ingin menghimbau semua ini ada peran serta masyarakat. Jadi bukan istilahnya kampanye, tapi kita ingin menunjukan dan merespon bahwa partai politik itu hadir. Baik setiap hari, setiap minggu, setiap bulan. Bukan hanya 2029 agar saat pemilu,” tandasnya.

Pos terkait