Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mematangkan dokumen administrasi pengusulan pembangunan unit Sekolah Rakyat kedua di wilayah selatan setelah perintisan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pandeglang di Kecamatan Cadasari rampung dikerjakan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan, mengungkapkan pengusulan unit sekolah baru di Kecamatan Labuan tersebut ditempuh guna menampung besarnya potensi anak miskin yang belum terjangkau fasilitas pendidikan gratis.
Menurutnya rencana pengusulan proyek tersebut digulirkan karena kapasitas Sekolah Rakyat Cadasari di wilayah utara harus berbagi kuota penampungan dengan daerah lain seperti Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan.
Pemerintah daerah kini memfokuskan permohonan sertifikasi lahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) demi melengkapi berkas syarat ke kementerian.
“Pemerintah daerah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat kedua di Labuan untuk mengakomodir potensi 90 ribu anak dari keluarga miskin,” ujar Wawan Sabtu 7 November 2026.
Wawan mengatakan sebelumnya ketersediaan lahan untuk pembangunan kompleks Sekolah Rakyat kedua disyaratkan memenuhi kriteria teknis dengan luas minimal di atas 6 hektar. Tim Kementerian Pekerjaan Umum pun disebutnya telah melakukan survei lokasi dan menyatakan lahan calon sekolah tersebut laik secara teknis.
“Survei lokasi telah dinyatakan layak oleh Kementerian PU dan saat ini kami tinggal menunggu penerbitan sertifikat tanah dari BPN,” katanya.
Pihak dinas menargetkan penerbitan sertifikat lahan rampung pada akhir tahun agar usulan administrasi proyek nasional ini langsung diverifikasi pusat. Keberadaan kompleks pendidikan berasrama ini nantinya difokuskan melayani anak-anak keluarga kurang mampu kategori Desil 1 dan Desil 2.
Pemerintah pusat sebelumnya menaikkan alokasi kuota pembangunan Sekolah Rakyat nasional menjadi 200 titik lokasi pada tahap pelaksanaan tahun anggaran mendatang. Pemkab Pandeglang bergerak cepat mengamankan alokasi tersebut mengingat tidak semua kabupaten dan kota di Provinsi Banten memiliki ketersediaan lahan pemerintah yang memadai.
“Kami berupaya mengejar alokasi program 200 lokasi Sekolah Rakyat nasional karena Pemkab Pandeglang memiliki lahan tanah yang memenuhi syarat,” terangnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat kedua ini diproyeksikan Wawan menjadi pusat pembelajaran terpadu jenjang SD hingga SMA khusus wilayah Pandeglang selatan. Kehadiran dua unit kompleks sekolah gratis berasrama di utara dan selatan diharapkan mampu mengentaskan angka putus sekolah di Kabupaten Pandeglang secara merata.





