Pakai Teknologi Digital Mutahir, Rampungkan Dua Sekolah Rakyat Di Banten Kementrian PU Melalui PT HK Etona KSO 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Pembangunan dua Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Banten yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, memanfaatkan teknologi konstruksi yang mutakhir yang dipersyaratkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Astri Paramitha Selaku Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Banten Menjelaskan, pembangunan dua Sekolah Rakyat di Provinsi Banten, memanfaatkan teknologi konstruksi yang mutakhir, seperti Building Information modelling (BIM) penerapan teknologi ini dapat diandalkan agar proses konstruksi berjalan lebih transparan, efisien, dan meminimalisir human eror.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

“Penerapan BIM meliputi dimensi 3D Modeling, 4D Schedule dan Monitoring, serta 5D Quantitiy Take Off material,” katanya.

Sementara itu, Febriansyah selaku Humas PT HK-Etona KSO menjelaskan, Building Information Modeling adalah salah satu tool penting yang diterapkan dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Banten.

“3D digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan desain serta melihat bagaimana visualisasi dari gedung yang akan dibuat. Kemudian data tersebut dapat dimasukkan informasi berupa rencana dan realisasi pekerjaan yang kemudian dapat dilihat simulasinya dalam 4D Scheduling,” katanya, Selasa (27/10/2026).

Data tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai 5D Quantity Take Off, dimana keseluruhan volume baik itu pekerjaan struktur, arsitektur, dan map, dapat dihasilkan dan dijadikan sebagai acuan untuk backup perhitungan, PO material, perhitungan progres, serta final account yang akurat dan minim human error.

“Seluruh data disubmit dan dilaporkan melalui CDE BIM PU yang terintegrasi sampai dengan Kementerian PU Pusat secara realtime dan transparan, ”imbuhnya.

Sementara itu, dikutip dari laman sahabat.pu.go.id Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesiq D Dody menyampaikan bahwa pemanfaatan sistem informasi layanan digital menjadi terobosan penting untuk mengawasi secara ketat perkembangan proyek di 100 lokasi di seluruh Indonesia secara real-time.

Teknologi ini mencakup penggunaan Building Information Modelling (BIM), drone, serta CCTV yang terhubung secara daring.

“Kami memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan proyek infrastruktur pendidikan. Infrastruktur dasar seperti gedung sekolah, asrama, fasilitas sanitasi, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran lainnya harus tersedia secara layak. Ini sangat penting agar anak-anak, khususnya dari keluarga miskin ekstrem, memiliki akses pendidikan yang berkualitas,” jelas Menteri Dody di Jakarta, Minggu (22/10/2026).

Pos terkait