Avanza Masuk Jurang Sedalam 5 Meter Di Pandeglang, 1 Orang Tewas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Mobil Avanza bernomor polisi B 2243 SZX, masuk jurang sedalam 5 meter di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin, 26 Februari sekira pukul 12.30 WIB.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu orang yang merupakan pengemudi mobil avanza tersebut dikabarkan meninggal.

 

Kecelakaan terjadi pada senin pukul 12.30 WIB dijalan raya Maja – cibiuk, Desa banjar, Kecamatan banjar. Mulanya kendaraan jenis toyota avanza bernomor polisi B 2243 SZX yang dikendarai Imam Khadafi (38) melaju kencang dari arah banjar menuju pandeglang, setiba di lokasi,dari arah yang berlawanan muncul mobil lain yang juga dengan kecepatan tinggi. Naas imam Khadafi tidak mampu mengendalikan kendaraannya dan terjun ke jurang sedalam lima meter.

Menurut salah satu saksi kejadian, umar mengatakan.saat evakuasi, ada dua orang didalam mobil,namun hanya satu yang berhasil di selamatkan.
“pas saya ikut bantuin tadi ada dua orang,penumpang sama supir,”katanya.

Menurut umar, penumpang yang selamat atas nama muhammad Irfan Munawar (31) langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara sang sopir imam Khadafi, baru dapat dievakuasi setelah mobil diangkat menggunakan mobil derek.

” yang satu sih (muhammad Irfan) itu selamat, langsung di bawa ke rumah sakit. Tapi yang sopir mah kayaknya meninggal, soalnya pas di panggil panggil juga dia sudah gak sadarkan diri,” ungkapnya.

Sementara kasat lantas Polres pandeglang AKP Made hendra kusumanata melalui anggota unit kecelakaan lalu lintas, AIPDA asep Nurhalim mengatakan,kedua korban merupakan yang warga Jawa barat saat ini telah di evakuasi ke rsud pandeglang.

” korban meninggal dunia itu bernama Imam Khadafi dengan usia 38 tahun, warga asal Subang, Jawa Barat, yang bekerja sebagai manager disalah satu perusahaan ternak ayam yang sekaligus supir. Sementara untuk korban luka bernama Muhammad Irfan Munawar umur 31 tahun, warga asli dari Majalengka, Jawa Barat, kita larikan ke RSUD Berkah untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Asep.

“Untuk keterangan lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan lagi,” tutupnya.

Related posts