Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang terus menggenjot program peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) permukiman serta pembangunan jalan lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang. Tahun ini, program tersebut difokuskan pada 31 titik lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan.
” Program tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman, memperlancar akses masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga di lingkungan pedesaan maupun kawasan padat penduduk, ” kata PLT Kepala DPKPP Kab. Pandeglang, Roni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/05/2026).
” Diantaranya ada Desa Curug Barang, Desa Citalahab, kelurahan Kadomas, Kelurahan Cigadung, Desa Kaung Caang, Desa Ciinjuk, kelurahan saruni, desa dadap, dan desa Purwaraja,” sambungnya.
Menurut Roni, pembangunan jalan lingkungan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan jalan lingkungan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas warga serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di lingkungan permukiman,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan lingkungan, program PSU juga mencakup peningkatan kualitas infrastruktur permukiman seperti paving block, drainase, dan fasilitas pendukung lingkungan lainnya.
” Langkah ini merupakan bagian dari strategi penanganan kawasan kumuh dan peningkatan kualitas hunian masyarakat, ” pungkasnya.
Sebelumnya, DPKPP Pandeglang juga telah merealisasikan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman Kumuh, beruapa kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BAPS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 80 unit dan dari Pokok Pikiran (Pokir) sebanyak 22 Unit.
” Di bidang pertanahan juga ada Program penyelesaian Ganti Kerugian dan Santunan Tanah, kegiatan Pembelian tanah utk RSUD Berkah dan SDN 8 Pandeglang, ” Katanya.
Sementara itu, lanjut Roni, di Bidang Pertanahan ada Program Penatagunaan Tanah, dengan kegiatan Pemetaan Tanah Pemda (MATAPANDA) di 5 kecamatan, yakni kecamatan Cadasari, karangtanjung, keroncong, Majasari dan Banjar.
” Di Bidang Perumahan juga ada pemenuhan SPM yaitu pembangunan dan rehab rumah terdampak bencana sebanyak 3 unit, ” tandasnya. (Adv)





