Jembatan Penghubung Antar Desa di Kecamatan Jiput Pandeglang Ambruk

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Jembatan Cikoter yang menghubungkan antar Desa Jiput dan Salapraya tepatnya di Kampung Malangnengah, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

Ambruknya jembatan cikoter terjadi pada Rabu, 24 Februari 2026, sekitar pada pukul 03.30 WIB sore hari.

Bacaan Lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE

Unung seorang guru SDN 2 Jiput menyampaikan, setiap hari melintasi jembatan cikoter untuk mengajar anak-anak sekolah, dikarenakan saat ini jembatan ambruk sehingga harus jalan kaki saat melintasi jembatan tersebut.

“Memang ada ruas jalan alternatif untuk menuju ke SDN 2 Jiput, namun harus muter dan cukup lumayan jauh, biarpun kita jalan kaki saat melintasi jembatan cikoter yang ambruk tetap mengkhawatirkan,” katanya.

Selanjutnya, Unung seorang tenaga pendidik SDN 2 Jiput mengharapkan, mudah-mudah secepatnya jembatan cikoter dapat segera dilakukan penanganan perbaikan, apa lagi tidak akan lama lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri tentunya banyak warga yang melintasi jalur tersebut.

“Apa lagi jembatan cikoter ini dulu dibangun oleh warga secara swadaya. Namun dengan ambruknya jembatan tentu sangat mengkhawatirkan terhadap pengguna jalan yang melintasi khususnya anak-anak yang mau berangkat ke sekolah,” harapnya.

Udin Jamal Pj Kepala Desa (Kades) Jiput menyampaikan, ambruknya jembatan cikoter yang terjadi beberapa hati yang lalu agar segera dapat dilakukan penanganan perbaikan guna pemanfaatan kembali khususnya untuk pengguna jalan dikarenakan pemanfaatnya sangat vital sekali.

“Saya berharap dinas terkait yang membidanginya agar dapat menindaklanjuti untuk penanganan perbaikan, agar jembatan tersebut dapat kembali dilalui,” tuturnya.

Selain itu, Pj Kades Jiput menyampaikan telah berkoordinasi dengan pihak Muspika Jiput dan sudah melaporkan ke Dinas PUPR Pandeglang, adapun faktor penyebab ambruknya jembatan cikoter salah satunya pondasi jembatan tersebut roboh dan tidak bisa menahan dibit air.

“Saat ini pengguna jalan khususnya pejalan kaki yang melintasi jembatan cikoter tentu sangat memaksakan, terkecuali yang membawa kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat R4) tentu tidak dapat melewari jembatan dan harus muter dan itu jaraknya lumayan cukup jauh,” terangnya.

Pos terkait

https://endemik.id/wp-content/uploads/2026/02/Selamat-Hari-Pers-Nasional-tahun-2026-Semoga-pers-selalu-menjadi-cahaya-bagi-masyarakat-deng.webp