Di tengah pesatnya pembangunan, masih ada warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Adalah Diki (34) dan Umiyati (30) Sepasang suami istri asal Kampung Padahayu, Desa Padahayu, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa tinggal di sebuah gubuk reyot yang jauh dari kata layak huni.
Bangunan sederhana berukuran 5X8 meter yang mereka tempati terbuat dari bilik bambu dan kayu lapuk. Atapnya sudah banyak yang bocor sehingga saat hujan turun, air dengan mudah masuk ke dalam rumah. Lantai rumah masih berupa tanah, sementara sebagian dinding tampak nyaris roboh akibat dimakan usia.
” Tinggal di rumah ini sudah hampir 20 tahun, sejak saya masih bersama orang tua saya.Sekarang kondisinya sudah rusak parah, ” kata Umiyati dengan penuh haru, Rabu (05/08/2026).
Dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, Umiyati yang memiliki 2 orang anak ini mengaku belum mampu memperbaiki rumah mereka. Penghasilan yang diperoleh suaminya yang bekerja sebagai buruh sekam padi, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sehingga renovasi rumah menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan.
” Penghasilan suami gak menentu, kadang dapat 25 ribu, kadang 30 ribu, kadang-kadang gak dapet. Ya dicukup-cukupin aja, boro-boro buat benerin rumah, ” ungkapnya.
” Kalau bantuan alhamdulillah dapet Beras, lumayan lah pak buat menyambung makan sehari-hari. Dari pihak pemerintah Desa juga sudah pernah ada kesini, tapi cuma foto-foto aja,” sambungnya.
Meski hidup dalam keterbatasan, Umiyati dan Suaminya tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan penuh kesabaran dan harapan. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para dermawan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman untuk dihuni.
” Harapannya mah ada yang peduli, ada yang bisa membantu memperbaiki rumah kami. Agar kami bisa hidup lebih nyaman tanpa khawatir roboh, ” harapnya.
Kisah pasangan suami istri ini menjadi potret masih adanya warga yang membutuhkan uluran tangan. Diharapkan, bantuan yang tepat sasaran dapat segera diberikan sehingga mereka dapat hidup dengan kondisi yang lebih baik dan terbebas dari kekhawatiran saat musim hujan maupun cuaca ekstrem.






